b2

Menjahit Tradisi dengan Benang Inovasi, JFW 2026 Wujudkan Fashion Berkelanjutan

By Rembulan Alya Kemilau Dandara October 29, 2025
Jakarta Fashion Week (JFW) 2026, runaway. (Dream.co.id)

Pilihan-Rakyat.com, Jakarta – Pekan mode paling bergengsi di Indonesia, Jakarta Fashion Week (JFW) 2025, resmi dibuka pada 27 Oktober lalu dan masih berlangsung hingga 2 November 2025 di City Hall Pondok Indah Mall 3. Mengusung tema “The Legacy of Style”, edisi ke-18 ini merayakan warisan budaya Nusantara yang kaya sambil mendorong inovasi modern, menjadikannya platform kolaboratif yang menghubungkan lebih dari 100 desainer lokal dengan pasar global. Dalam 34 runway show, total 1.800 looks dipamerkan, semuanya menekankan keberlanjutan mulai dari tenun tradisional hingga material sirkular ramah lingkungan.

“JFW adalah penghormatan bagi tradisi sekaligus visi modern, warisan gaya yang tak lekang oleh waktu,” ujar Svida Alisjahbana, CEO GCM Group dan Ketua JFW, saat pembukaan acara.

Runway dibuka dengan “Fragment of Anomaly” oleh Peau x Danjyo Hiyoji, mengeksplorasi genderless fashion melalui siluet fluid, batik laser-cut, dan lapisan transparan yang menantang norma maskulinitas-femininitas. Model berjalan dengan outfit berlapis organza dan motif batik digital, dipadukan aksesori bold seperti statement jewelry oversized—tren spring/summer 2025 yang menonjolkan individualitas. Penutup hari, Erspo menghadirkan streetwear transparan “After Match” dengan gaya rambut inovatif dari TRESemmé, menggabungkan tenun ikat Troso anti-keringat dan ventilasi mikro pada motif batik parang.

Karya talenta muda seperti Ardina Gona Gan, Adinda Tri Lovely Mulyadi, dan PROJECTLULU mengolah ulang tenun Nusantara menjadi siluet urban nol limbah sebuah pernyataan bahwa masa depan mode Indonesia lahir dari akar budaya. Dilanjutkan BYD presents “Every Shape Of Elegance” bersama BLANC STUDIO, Tanah Le Saé, dan Suedeson by Kimberly Tandra, yang memadukan wastra etnis ASEAN dalam busana elegan berlapis transparan. 

JAKARTA, INDONESIA – OCTOBER 27: Models showcase designs by Lulu during the Jakarta Fashion Week 2026 at Pondok Indah Mall on October 27, 2025 in Jakarta, Indonesia. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)

 

Sorotan hari pertama jatuh pada INFINIX presents “Fragment of Anomaly” oleh Peau dan Danjyo Hiyoji. Koleksi ini mengeksplorasi anomali gender dan lingkungan melalui motif batik digital, struktur 3D, dan material daur ulang menyuarakan ketidaksetaraan sosial dengan siluet dramatis. Penutup hari, Erspo bersama TRESemmé, menghadirkan streetwear transparan “After Match” dengan gaya rambut inovatif, membuktikan bahwa fungsi dan estetika bisa bersatu dalam keberlanjutan.

JAKARTA, INDONESIA – OCTOBER 27: Models showcase designs by PEAU during the Jakarta Fashion Week 2026 at Pondok Indah Mall on October 27, 2025 in Jakarta, Indonesia. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)

 

BINHouse di bawah komando Obin membawa batik premium nol limbah turun dari museum langsung ke trotoar. Motif parang rusak dan kawung yang biasa terkurung di lemari kaca kini melenggang dalam jaket bomber, cargo pants, dan sneakers. Kain sisa produksi dijahit ulang menjadi patchwork cerdas, setiap potongan punya cerita: “Ini dulu jadi selendang, kini jadi saku.” Obin hanya tersenyum di belakang panggung “Batik bukan warisan mati, ia hidup kalau dipakai.” bukti tradisi bisa viral di era modern. Dengan program seperti Fashion Force Awards (menswear talenta muda), MUA Search, dan Fresh Faces, JFW 2026 bukan sekadar runway tapi manifesto generasi baru.

BINHouse angkat tradisi “berkain” untuk berekspresi di JFW 2026 – ANTARA News

“Setiap edisi merayakan tren, estetika, pertumbuhan, keberlanjutan, dan identitas fashion Indonesia di panggung dunia,” tambah Andandika Surasetja, Creative Director JFW.

Dengan menjahit tradisi menggunakan benang inovasi, Indonesia bisa memimpin revolusi fashion berkelanjutan global. Acara ini tak hanya memukau mata, tapi juga menyentuh hati mengingatkan kita bahwa setiap helai benang bisa menjadi benang harapan untuk bumi yang lebih baik.

Berita Terkait