Pilihan-Rakyat.com — Dilansir dari bbc.com, bahwa telah terjadi serangan bom bunuh diri di luar Gedung Pengadilan Negeri Ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Senin (10/11/2025). Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 orang lainnya, menurut keterangan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi.
Naqvi menjelaskan, pelaku bom bunuh diri diduga berencana meledakkan diri di dalam area pengadilan. Namun, pelaku gagal menembus pintu masuk dan meledakkan diri di luar gedung.
Pemerintah Pakistan menyatakan tengah melakukan penyelidikan mendalam dengan mengidentifikasi pelaku serta pihak-pihak yang terlibat dalam serangan tersebut. Identitas pelaku akan menjadi prioritas utama, serta mereka yang bertanggung jawab akan diadili
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menuding serangan itu dilakukan oleh kelompok ekstremis yang disebutnya “didukung secara aktif oleh India.” Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh pemerintah India, yang menyebut pernyataan itu sebagai “tuduhan tidak berdasar.”
Dalam insiden terpisah pada Senin (10/11/2025), sebuah mobil meledak di ibu kota India, New Delhi, menewaskan 8 orang dan melukai sejumlah lainnya. Hingga kini, penyebab pasti ledakan tersebut belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.
Pemerintah India belum mengklasifikasikan peristiwa itu sebagai serangan teroris, namun penyelidikan telah diserahkan kepada badan anti-teror nasional untuk memastikan kemungkinan keterlibatan kelompok ekstremis.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengecam keras insiden tersebut dan menegaskan bahwa para pelaku akan ditindak tegas.
“Para pelaku di balik tindakan keji ini tidak akan diampuni. Semua yang bertanggung jawab akan diadili, tidak peduli seberapa dalam konspirasi tersebut,” ujar Modi.
Insiden di New Delhi terjadi di hari yang sama dengan serangan bom bunuh diri di luar pengadilan distrik Islamabad, Pakistan, yang menewaskan 12 orang dan melukai 27 lainnya. Meski belum ada bukti yang mengaitkan kedua peristiwa tersebut, otoritas di kedua negara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan.
Serangan di Islamabad terjadi terakhir kali tiga tahun terakhir, pada 2022, seorang polisi tewas dan beberapa orang terluka dalam serangan bom bunuh diri di kota yang sama.


