Pilihan-Rakyat.com, Jakarta – Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dari posisi manajer tim setelah hanya bertahan selama 14 bulan. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh pihak klub pada Senin (5/1) sore WIB.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Manchester United menyebut keputusan ini diambil demi kepentingan tim ke depan. “Manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi Liga Inggris,” tulis pernyataan resmi klub.
Posisi yang ditinggalkan Amorim untuk sementara akan diisi oleh Darren Fletcher sebagai pelatih caretaker.
Menariknya, pemecatan Amorim terjadi kurang dari 24 jam setelah Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road, Minggu (4/1). Usai laga tersebut, Amorim sempat melontarkan pernyataan tegas mengenai perannya di klub.
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United dan itu jelas,” ujar Amorim seperti dikutip dari ESPN. Ia juga menegaskan bahwa pernyataannya tersebut bukan sekadar retorika, melainkan mencerminkan pandangannya terhadap hak dan tanggung jawab dalam struktur klub.
Ruben Amorim ditunjuk sebagai pelatih Manchester United pada November 2024 setelah direkrut dari Sporting Lisbon. Selama masa kepemimpinannya, Amorim sempat membawa The Red Devils melaju ke final Liga Europa. Namun, MU harus puas menjadi runner-up usai kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur.
Meski sempat menunjukkan potensi, performa Manchester United di bawah Amorim dinilai belum konsisten dan cenderung naik turun. Kondisi tersebut akhirnya membuat manajemen klub memutuskan untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat dari yang diharapkan.


