
Pilihan-Rakyat.com, Jakarta – ERDAMS FKM UMJ berkolaborasi dengan Blood For Life menyelenggarakan kegiatan NGOBRAS (Ngobrol Bareng ERDAMS) yang dirangkaikan dengan donor darah sebagai bentuk aksi kemanusiaan.
Bagi ERDAMS, program donor darah ini bukan sekadar rangkaian kegiatan tambahan, tetapi menjadi inti gerakan yang sangat bermakna karena menghadirkan kontribusi nyata dan langsung untuk kebutuhan darah yang terus berjalan.
Donor darah juga menjadi wujud kepedulian sosial yang sederhana, namun berdampak besar, karena satu tindakan kecil dapat menjadi harapan bagi banyak orang yang membutuhkan.
NGOBRAS dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026 bertempat di Aula Lantai 4, FKM UMJ. Rangkaian acara diawali dengan sesi ngobrol santai/talkshow bersama narasumber dari Blood For Life untuk membangun pemahaman, menguatkan motivasi, serta mengajak peserta melihat bahwa donor darah adalah tindakan yang bernilai kemanusiaan.
Setelah sesi diskusi, kegiatan berlanjut pada inti program yaitu donor darah yang berlangsung dari siang hingga acara selesai bagi peserta yang telah melakukan pendaftaran. Melalui alur ini, NGOBRAS tidak hanya berhenti pada obrolan dan edukasi, tetapi benar-benar mengubah wawasan menjadi aksi.

Bagi ERDAMS, donor darah memiliki makna yang kuat karena sejalan dengan semangat organisasi dalam mengajak mahasiswa tidak hanya “tahu”, tetapi juga “turun tangan”. Donor darah menjadi ruang pembelajaran sosial yang nyata.
Peserta diajak memahami isu kebutuhan darah, mengikis rasa ragu, serta menumbuhkan kebiasaan peduli yang bisa dilakukan secara berkala. Lebih dari itu, kegiatan ini juga memperkuat identitas ERDAMS sebagai wadah yang menyeimbangkan edukasi, advokasi, dan aksi kemanusiaan, bukan hanya ramai sebagai agenda, tetapi terasa manfaatnya.
Ketua Pelaksana, Khalisya Nasywa, menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan NGOBRAS ERDAMS dapat terlaksana dengan lancar dan mendapat antusiasme yang sangat baik dari peserta.
Ia menuturkan bahwa diskusi yang terbangun bukan hanya hidup dan hangat, tetapi juga kritis dan saling merespons, menunjukkan bahwa ruang diskusi santai namun bermakna memang dibutuhkan.
Khalisya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, partner Blood For Life, serta seluruh peserta yang telah berperan aktif dan menghidupkan forum ini. Ia berharap NGOBRAS ERDAMS tidak berhenti sebagai agenda, tetapi terus menjadi ruang diskusi yang relevan, reflektif, dan mampu menumbuhkan kesadaran kritis di dalamnya.
Sementara itu, Dewi Ghinawati selaku Ketua Umum ERDAMS menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya ERDAMS untuk menghadirkan kegiatan yang berdampak dan menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kampus.
Ghina menyampaikan bahwa donor darah bukan hanya aksi kemanusiaan, tetapi juga bentuk kehadiran nyata mahasiswa untuk membantu sesama. “Melalui kegiatan donor darah, juga menjadikan kita relawan untuk mendukung para pejuang talasemia sebagai wujud kepedulian dan aksi kemanusiaan,” ujar Dewi Ghinawati.
Dengan terselenggaranya NGOBRAS bersama donor darah, ERDAMS dan Blood For Life berharap kegiatan ini dapat terus menjadi ruang yang inklusif, hangat, dan bermakna, tempat bertukar pikiran yang berujung pada aksi nyata, serta menjadi pengingat bahwa kepedulian bisa dimulai dari langkah sederhana: mendonorkan darah untuk sesama.
Penulis: Fayyaza Zakaria


