Pillihan-Rakyat.com, Jakarta – Dalam rangka merayakan ulang tahun kelima, Sonderlab dan KACA Kreatif menyelenggarakan KACALAB Auction Exhibition, sebuah lelang amal yang menitikberatkan pada kolaborasi kreatif dan pemberdayaan sosial. Acara ini menampilkan 11 karya eksklusif dari musisi, penulis, brand lokal, dan seniman, dengan hasil lelang yang disalurkan untuk membantu pengrajin lokal dan sekolah terpencil di Jawa Barat, melalui dukungan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Menurut keterangan di Instagram @ussfeeds, selebrasi ulang tahun kelima ini bukan sekadar perayaan kreatif, tetapi juga misi sosial. Partisipan acara lelang antara lain meliputi nama-nama kreator lokal seperti @ube__ube, @wordfangs, @maison.obscura, @marchellafp, @andrean.nr & @bas.boi, @janvier.jpg & @pamungkas, hingga @mompassthetorch dan @ranforourlife.
Hasil dari lelang 11 karya ini akan disalurkan untuk mendukung pengrajin lokal serta sekolah terpencil di Jawa Barat melalui program PNM. Karya-karya tersebut akan dipamerkan dalam “KACALAB Auction Exhibition” yang berlangsung di Row 9, Jakarta, dari 27 November hingga 12 Desember. Rangkaian ini bertujuan membuka ruang publik agar khalayak bisa melihat dan mengapresiasi karya-karya sekaligus ikut ambil bagian dalam proses lelang untuk kebaikan.
Melansir dari Antaranews Peran PNM dalam acara ini cukup strategis. Sebelumnya, PNM telah menginisiasi program kolaborasi antara nasabah UMKM-nya dengan desainer ternama. Misalnya, dua nasabah PNM Mekaar, Bu Anis (pengrajin wayang dari Yogyakarta) dan Bu Ariri (pengrajin batik dari Cirebon), dipilih untuk membuat karya bersama maestro desainer Rinaldy Yunardi. Hasil kolaborasi mereka berupa kain batik motif “Mega Mendung Seribu Bunga” dan kipas wayang dengan ornamen 14 wayang, yang kemudian dilelang untuk mendukung program PNM Peduli dalam pendidikan.
PNM menegaskan komitmennya tidak hanya memberi modal finansial kepada UMKM, tetapi juga membuka akses kreatif dan sosial agar usaha lokal bisa berkembang ke level nasional.
Dilansir dari Berita DIY Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat ekosistem kreatif lokal, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata.
“Saya sangat senang bisa lebih mempelajari budaya Indonesia yang kaya … Kolaborasi ini mengajarkan saya untuk tidak mengubah nilai dasar atau ciri khas dari desain nasabah, melainkan memaksimalkannya … saya berharap kedua ibu ini bisa menginspirasi jutaan nasabah PNM lainnya,” ujar Rinaldy Yunardi.
Sementara itu, PNM melalui Sekretaris Perusahaannya, Lalu Dodot Patria Ary, menyatakan sinergi dengan Sonderlab dan KACA Kreatif sebagai langkah strategis untuk memberdayakan UMKM agar bisa “naik kelas.”


