Pilihan-Rakyat.com, Jakarta – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (UNPAM) kembali menghidupkan semangat pemberdayaan di Kelurahan Ciater, Tangerang Selatan.
Semangat untuk memperkuat fondasi keluarga menjadi fokus sentral PKM UNPAM ini. Mahasiswa menyadari bahwa keluarga merupakan ruang pendidikan pertama yang membentuk karakter, kecerdasan emosional, hingga kemampuan kepemimpinan seseorang.
Setiap dinamika yang terjadi di dalam keluarga baik pengelolaan keuangan, pola asuh, kesehatan, maupun komunikasi akan menentukan kualitas kehidupan generasi selanjutnya. Atas dasar itu, Kelompok 20 mengambil langkah strategis dengan menghadirkan edukasi berbasis manajemen keluarga yang relevan dengan kondisi masyarakat Ciater saat ini.
Pelaksanaan kegiatan dimulai dari pemetaan persoalan yang selama ini membayangi keseharian masyarakat. Hasil observasi menunjukkan 3 tantangan utama yang kerap menghambat terciptanya keluarga sehat dan kuat. Pertama, rendahnya literasi ekonomi rumah tangga yang sering menjerumuskan keluarga pada ketergantungan pinjaman bank keliling.
Situasi tersebut membuat perputaran ekonomi rumah tangga tidak stabil dan memicu tekanan psikologis berkelanjutan. Tantangan kedua berkaitan dengan pola asuh anak dan kebiasaan hidup sehat yang belum sepenuhnya menjadi prioritas.
Banyak keluarga masih menganggap kesehatan sebagai urusan belakangan, padahal fondasi kesejahteraan bermula dari tubuh dan pikiran yang sehat. Ketiga, keterbatasan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital secarapositif.
Banyak keluarga masih bersinggungan dengan sisi negatif digitalisasi karena tidak memiliki cukup bekal literasi digital yang memadai. Kelompok 20 merespon ketiga persoalan tersebut melalui pendekatan edukatif yang aplikatif dan mudah diterapkan. Pembahasan mengenai manajemen keuangan keluarga dibuat sederhana namun tepat sasaran, mengajak peserta mengenali kebutuhan prioritas, cara mengelola pemasukan, hingga langkah bijak menghindari utang konsumtif.
Materi literasi kesehatan dan pola asuh diberikan secaradialogis, membuka ruang bagi warga untuk berbagi pengalaman sehari-hari dalam membesarkan anak dan menjaga keharmonisan keluarga. Sesi literasi digital memantik kesadaran baru bahwa gawai dan internet bisa menjadi sarana belajar, bekerja, dan memperkuat hubungan keluarga bila dikelola dengan baik.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya memberi ruang belajar bagi warga sebaliknya, para mahasiswa justru ikut belajardari pengalaman hidup masyarakat Ciater.
Hal ini diungkapkan Dewi Anggraini mewakili Kelompok 20, yang menyampaikan bahwa para peserta PKM memberikan banyak pelajaran tentang strategi bertahan hidup, serta caramen jaga keharmonisan keluarga meskipun di tengah tekanan ekonomi dan sosial.
Perspektif ini memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai realitas masyarakat yang tak selalu terlihat di ruang kuliah. Hadirnya PKM ini menegaskan bahwa upaya membangun keluarga sehat dan bahagia bukan sekadar wacana teoritis.
Selain itu Dewi juga mengungkapakan “Terimakasih sedalam-dalamnya kepada Bapak Lurah Ciater, ketua RT/RW, Ketua Puskesmas Ciater, para Ibu Kader PKK ataspenerimaan yang begitu hangat terhadap kami, besar harapankami kegiatan PKM dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Ciater. Ucap Beliau sebagai penutup.
Penerapan prinsip manajemen keluarga yang konkret mulai dari pengelolaan waktu, keuangan, hingga komunikasi mampu menjadi pondasi kokoh untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.
Semangat yang dibawa Kelompok 20 PKM UNPAM menjadibukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menjadi langkah nyata menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, Kelompok 20 menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan, Bapak Dr. Saiful Anwar, S.Pd., S.E., M.Pd., yang selalu memberikan arah kebijakan dan dukungan penuh dalam setiap kegiatan akademik maupun pengabdian.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pembimbing Akademik, Ibu Dr. Estiningsih Trihanda yani, S.T., M.T., atas arahan yang konsisten, telaten, dan menjadi kompas pentingdalam menjalankan peran sebagai mahasiswa pascasarjana.
Penghargaan khusus ditujukan kepada Koordinator PKM, Ibu Dr. Sri Utaminingsih, S.H., S.Pd., M.M.Pd., M.H., yang telah membuka ruang kolaborasi, memfasilitasi setiap tahapan kegiatan, serta memastikan PKM ini berjalan terarah dan bermanfaat. Dedikasi ketiga tokoh ini menjadi pijakan kuatbagi terlaksananya kegiatan PKM Kelompok 20 di Kelurahan Ciater.
Penulis: Adipatra Kenaro Wicaksana


