b2

Pria di Tangerang Bunuh Ayah Angkat Diduga karena Masalah Ekonomi

By SARLIN WAGOLA January 18, 2026
Ilustrasi korban meninggal.(KOMPAS.com/Handout)

Pilihan-Rakyat.com, Tangerang – Dilansir dari pemberitaan kompas.com, FK (38), pria yang membunuh ayah angkatnya berinisial LHN (75), diduga melakukan aksi kejahatan tersebut karena desakan masalah ekonomi. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kampung Pelor, Desa Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, motif pembunuhan dipicu kebutuhan finansial keluarga serta biaya perbaikan kendaraan angkutan kota (angkot) milik pelaku.

“Tersangka membutuhkan biaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta biaya perbaikan kendaraan angkutan kota (angkot),” kata Budi dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Selain faktor ekonomi, pelaku juga mengaku kesal karena janji korban yang tak kunjung ditepati. Menurut pengakuan FK, korban sebelumnya berjanji akan memberikan sejumlah uang dari hasil penjualan rumah keluarga, namun hingga saat kejadian janji tersebut tidak pernah terealisasi.

Peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, adik korban menerima kabar bahwa LHN ditemukan tergeletak di dalam rumahnya. Setelah didatangi, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tersangka memukul wajah korban beberapa kali menggunakan hebel sehingga korban mengalami pendarahan serta luka retak pada kepala yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Budi.

Polisi telah menangkap FK dan menetapkannya sebagai tersangka. Atas perbuatannya, ia dijerat Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Berita Terkait