Pilihan-rakyat, Jakarta – Umat Islam di Indonesia memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada Rabu (17/6). Pergantian tahun dalam kalender Hijriah tersebut disambut dengan berbagai kegiatan keagamaan di sejumlah daerah, mulai dari doa bersama, pengajian, pawai obor, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Penetapan 1 Muharram 1448 Hijriah dilakukan setelah hasil pemantauan hilal dan perhitungan astronomi yang menjadi dasar penentuan awal tahun baru Islam. Momen ini menjadi salah satu hari penting bagi umat Muslim untuk mengenang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang menjadi awal penanggalan Hijriah.
Di berbagai wilayah, masjid dan lembaga keagamaan menggelar kegiatan keislaman sejak malam pergantian tahun. Sejumlah pemerintah daerah juga turut memfasilitasi peringatan Tahun Baru Islam melalui acara keagamaan dan budaya yang bertujuan mempererat kebersamaan masyarakat.
Menteri Agama menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat nilai-nilai keimanan, persaudaraan, serta kepedulian sosial.
“Tahun Baru Hijriah hendaknya menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk memperbaiki diri, memperkuat persatuan, dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya dalam pesan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah.
Sejumlah organisasi Islam juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat toleransi dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Semangat hijrah dinilai relevan untuk menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan budaya yang berkembang di masyarakat saat ini.
Di Jakarta, sejumlah masjid menggelar doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah yang dihadiri jamaah dari berbagai kalangan. Sementara itu, di beberapa daerah seperti Aceh, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan, peringatan 1 Muharram diisi dengan tradisi keagamaan yang telah berlangsung turun-temurun.
Pemerintah berharap peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat optimisme masyarakat serta menjaga persatuan nasional. Selain itu, masyarakat juga diajak menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Tahun Baru Islam tahun ini berlangsung dalam suasana yang relatif kondusif di berbagai daerah. Aparat keamanan bersama pemerintah daerah turut melakukan pengamanan pada sejumlah kegiatan yang melibatkan massa guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan tertib dan lancar.
