b2

Prabowo Terima Presiden Belarus di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Belarus

By Vito Rachmawan July 2, 2026
Dok. Antara Foto

Pilihan-rakyat, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7). Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, ketahanan pangan, energi, pertahanan, hingga investasi.

Presiden Lukashenko tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 11.23 WIB dan disambut secara resmi oleh Presiden Prabowo dalam upacara kenegaraan. Prosesi penyambutan berlangsung dengan pengawalan pasukan berkuda Paspampres dan iring-iringan motoris sebelum kedua kepala negara melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan dan memperdengarkan lagu kebangsaan masing-masing negara.

Usai upacara penyambutan, kedua pemimpin melaksanakan pertemuan empat mata yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi dari masing-masing negara. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Belarus membahas berbagai peluang kerja sama yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan memperkuat kemitraan strategis jangka panjang.

Salah satu agenda utama kunjungan kenegaraan ini adalah pembahasan Road Map for Bilateral Cooperation 2026–2030 yang akan menjadi kerangka kerja sama kedua negara dalam lima tahun ke depan. Dokumen tersebut mencakup pengembangan kerja sama di bidang perdagangan, industri, pertanian, energi, teknologi, serta sektor strategis lainnya.

Pemerintah Indonesia menilai Belarus merupakan mitra potensial dalam pengembangan sektor pangan, pupuk, alat berat, dan teknologi industri. Sementara itu, Belarus melihat Indonesia sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara sekaligus pintu masuk bagi perluasan hubungan ekonomi dengan negara-negara ASEAN.

Kunjungan Presiden Lukashenko juga merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke Belarus pada tahun sebelumnya. Pertemuan kali ini diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai kesepakatan yang telah dibangun sekaligus membuka peluang investasi baru yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Selain membahas kerja sama ekonomi, kedua kepala negara turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi global dan pentingnya memperkuat kolaborasi internasional dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendukung perdamaian dunia. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif melalui penguatan hubungan dengan berbagai negara mitra.

Kunjungan kenegaraan Presiden Belarus menjadi salah satu agenda diplomasi penting pemerintah pada pekan ini. Selain mempererat hubungan bilateral, pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan implementasi konkret yang dapat meningkatkan nilai perdagangan, investasi, dan kerja sama strategis Indonesia–Belarus dalam beberapa tahun mendatang.

Berita Terkait