b2

Gibran Terima 15 Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Bahas Sejumlah Aspirasi

By SARLIN WAGOLA June 15, 2026
Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). ANTARA FOTO/Fauzan

Pilihan-Rakyat.com, Jakarta – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menerima 15 perwakilan mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jakarta. Pertemuan berlangsung di Istana Wakil Presiden dan menjadi ruang dialog antara pemerintah dengan kalangan mahasiswa terkait berbagai isu yang menjadi perhatian publik.

Dalam pertemuan tersebut, para mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi dan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Dialog berlangsung secara terbuka dengan mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta tuntutan yang mereka bawa dalam aksi demonstrasi.

Wapres Gibran menyambut baik penyampaian aspirasi yang dilakukan secara demokratis. Ia menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa sebagai bagian dari elemen penting dalam kehidupan demokrasi nasional.

Perwakilan mahasiswa yang hadir menyampaikan harapan agar pemerintah tidak hanya mendengar aspirasi, tetapi juga menindaklanjuti berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik. Mereka menilai dialog langsung dengan pemerintah menjadi salah satu langkah penting untuk membangun komunikasi yang konstruktif.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah aksi demonstrasi yang melibatkan mahasiswa di Jakarta. Kehadiran para perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden dinilai sebagai upaya membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan kelompok masyarakat sipil guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi rinci mengenai hasil akhir maupun tindak lanjut konkret dari aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Namun, kedua pihak sepakat pentingnya menjaga dialog dan komunikasi sebagai bagian dari proses demokrasi.

Berita Terkait