b2

Indonesia Hadiri Konferensi Buruh Internasional di Jenewa, Bawa Isu Perlindungan Pekerja dan Lapangan Kerja

By SARLIN WAGOLA June 8, 2026
Dok. ilo.org

Pilihan-Rakyat Jenewa – Pemerintah Indonesia menghadiri Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) ke-114 yang diselenggarakan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Jenewa, Swiss. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang membawa sejumlah isu strategis terkait perlindungan pekerja dan penciptaan lapangan kerja di tengah perubahan dunia kerja global.

Dalam keterangannya, Yassierli menegaskan kehadiran Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan pekerja, menjaga keberlangsungan usaha, serta memastikan penciptaan lapangan kerja tetap berjalan di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

“Indonesia hadir untuk membawa suara ketenagakerjaan nasional. Perubahan dunia kerja harus kita kelola agar pekerja tetap terlindungi, kesempatan kerja semakin terbuka, dunia usaha tetap berjalan, dan investasi tetap terjaga,” ujar Yassierli.

Konferensi tahun ini mengusung tema “Navigating Change Through Inclusive Social Dialogue” yang menekankan pentingnya dialog sosial yang inklusif dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Pemerintah Indonesia menilai pendekatan tersebut relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini, mulai dari digitalisasi, perkembangan ekonomi platform, dinamika hubungan industrial, hingga tekanan global terhadap pasar tenaga kerja.

Dalam forum tersebut, Indonesia menyoroti sejumlah isu prioritas, antara lain perlindungan pekerja platform digital, penguatan hak-hak pekerja perempuan, peningkatan dialog sosial antara pemerintah, pengusaha dan pekerja, serta perluasan kesempatan kerja yang berkelanjutan.

Selain menghadiri sidang pleno ILC, Menaker Yassierli juga dijadwalkan mengikuti pertemuan Menteri Ketenagakerjaan Asia Pasifik dan menyerahkan instrumen ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Sektor Penangkapan Ikan kepada Direktur Jenderal ILO. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam memperkuat perlindungan pekerja, termasuk pekerja di sektor perikanan.

Konferensi Perburuhan Internasional merupakan forum tertinggi ILO yang mempertemukan perwakilan pemerintah, serikat pekerja, dan organisasi pengusaha dari berbagai negara. Melalui keikutsertaan dalam forum ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembentukan kebijakan ketenagakerjaan global yang adil, inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Reporter: Vito Rachmawan

Berita Terkait