b2

Terperosok ke Sumur Mati Sedalam 10 Meter, Lansia di Blitar Ditemukan Selamat Setelah 24 Jam

By Admin August 28, 2026

 

Regu penyelamat dari Unit Damkar sedang bekerja mengangkat Suwarti dari dasar sumur mati di Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jumat (28/8/2026)(Dok. Unit Damkar Kabupaten Blitar)

Pilihan-Rakyat.com, Blitar –  Seorang perempuan lanjut usia (lansia), Suwarti (70), ditemukan selamat setelah terperosok ke dalam sumur mati sedalam sekitar 10 meter di Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Suwarti yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung sampah dan barang rongsokan itu terperosok ke dalam sumur pada Kamis (27/8/2026) siang. Ia baru ditemukan pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Seksi Pemadaman Unit Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan Suwarti ditemukan dalam kondisi masih sadar, tetapi lemas setelah lebih dari 24 jam berada di dasar sumur.

“Korban dalam kondisi sadar meskipun lemas. Mungkin karena kekurangan air minum,” ujar Tedy saat dikonfirmasi, Jumat sore.

Selain mengalami lemas akibat kekurangan cairan, Suwarti juga mengalami luka lecet di sejumlah bagian kedua kakinya. Luka tersebut diduga akibat tubuhnya bergesekan dengan dinding sumur ketika terperosok hingga ke dasar.

Berdasarkan pemeriksaan luar secara visual, Suwarti hanya mengalami luka ringan.

Beruntung, kondisi dasar sumur yang dipenuhi tumpukan sampah membantu mengurangi dampak benturan ketika tubuh korban jatuh.

“Korban beruntung. Di dasar sumur itu ada tumpukan sampah yang menjadi bantalan saat tubuhnya menyentuh dasar sumur,” kata Tedy.

Ditemukan Setelah Lebih dari 24 Jam

Berdasarkan keterangan keluarga, Suwarti meninggalkan rumah pada Kamis sekitar pukul 06.00 WIB untuk memulung sampah dan barang rongsokan.

Rumah korban berada di lingkungan yang sama dengan lokasi sumur. Namun, hingga beberapa jam kemudian Suwarti tidak kunjung kembali ke rumah.

Keberadaan korban akhirnya diketahui pada Jumat pagi setelah seorang warga bernama Sri Widayati (62) membuang sampah rumah tangga ke sumur mati yang berada di belakang sebuah rumah kosong dan tidak berpenghuni.

Sri kemudian curiga setelah melihat sepasang sandal jepit berada di sekitar mulut sumur.

Ia lantas mencoba memanggil dari arah sumur. Tak disangka, terdengar respons dari dalam sumur.

“Saksi kemudian mendengar korban merespons dengan jawaban meminta air minum,” ujar Tedy.

Mendapati adanya seseorang di dasar sumur, Sri segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Laporan kemudian diteruskan ke pihak kelurahan dan petugas Damkar.

Regu penolong Damkar Kabupaten Blitar tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB.

Petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap Suwarti dari dasar sumur. Pengangkatan korban ke permukaan berlangsung lancar dan selesai sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah berhasil dievakuasi, Suwarti langsung mendapatkan penanganan dan selanjutnya dibawa untuk menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.

Hingga Jumat, Suwarti masih menjalani perawatan untuk memulihkan kondisinya setelah bertahan lebih dari 24 jam di dasar sumur.

Berita Terkait